Terkini

Cluster ABK Tambah Daftar Kasus Covid-19 di Samarinda, Pasien OTG Meningkat di Kaltim

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 680 Kali
Cluster ABK Tambah Daftar Kasus Covid-19 di Samarinda, Pasien OTG Meningkat di Kaltim

Petugas Dinas Kesehatan dan KKP Samarinda saat memeriksa ABK Kapal Bali Kuta. (istimewa)

Covid-19 memasuki masa naik-turun. Sempat redup secara konsisten, tiba-tiba naik signifikan.

Ditulis Oleh: Giarti Ibnu Lestari
03 Juni 2020

kaltimkece.id Kasus Covid-19 Kaltim memang menunjukkan penurunan. Tapi bukan berarti zero kasus positif. Malah pada awal Juni 2020 ini dikejutkan kasus dari cluster baru di Samarinda.

Rabu, 3 Juni 2020, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak, mengumumkan 13 kasus tambahan positif Covid-19 di Bumi Etam. Delapan kasus di Samarinda, tiga Balikpapan, dan masing-masing satu dari Bontang dan Kutai Barat. Hingga saat ini total terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim ada 310 kasus.

Delapan pasien positif baru dari Samarinda merupakan kasus cluster baru. Yakni anak buah kapal (ABK) Bali Kuta. Seluruhnya laki-laki. Sebelumnya merupakan orang tanpa gejala (OTG) yang ditetapkan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) dan Dinas Kesehatan Samarinda. Seluruhnya memiliki hasil rapid test reaktif Covid-19. Dirawat isolasi di Rumah Sakit Karantina Covid-19 Samarinda Bapelkes Kaltim sejak 2 Juni 2020.

Para pasien tersebut adalah SMD 44 usia 56 tahun, SMD 45 usia 25 tahun, SMD 46 usia 38 tahun, SMD 47 usia 25 tahun, SMD 48 usia 30, SMD 49 usia 23 tahun, SMD 50 usia 50 tahun, dan SMD 51.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, dr Ismed Kusasih, menjelaskan perihal penambahan delapan kasus tersebut. "Delapan anak buah kapal terkonfirmasi positif Covid-19 tidak ber-KTP Samarinda. Riwayat perjalanan kapal dari Makassar ke Balikpapan kemudian ke Samarinda,” sebut Ismed Kusasih. “Screening awal dilakukan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Samarinda pada Kamis, 28 Mei 2020 dilanjutkan Jumat, 29 Mei 2020 oleh tim laboratorium lapangan Covid-19," lanjutnya.

Delapan orang tersebut sebelumnya dilabeli status pasien dalam pengawasan (PDP). Didapati positif dari hasil tes IFA. Hingga kemudian dibawa ke Rumah Sakit Karantina Covid-19. “Delapan orang ini tidak berdomisili di Samarinda dan tidak pernah turun kapal. Karena diberlakukan karantina kapal oleh KKP Samarinda. ABK lainnya sudah di-tracing dan hasilnya negatif. Saat ini dalam keadaan baik," terang Ismed.

Hingga 3 Juni 2020 di Samarinda, kasus akumulatif Covid-19 mencapai 51. Telah 35 dinyatakan sembuh, serta 99 hasil negatif, dan satu pasien positif meninggal dunia.

OTG Meroket

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kaltim, kasus pada 3 Juni 2020 terdapat penambahan 138 pasien OTG diperiksa laboratorium. Termasuk delapan ABK Bali Kuta tersebut. Hingga total sudah 422 OTG diperiksa laboratorium.

Sedangkan kasus negatif bertambah 175 kasus. Dengan 106 di antaranya dari Samarinda. Sedangkan 63 lainnya di Balikpapan, tiga Kutai Timur, dua Bontang, dan satu Kutai Kartanegara.

Per 3 Juni 2020, orang dalam pemantauan (ODP) tersisa 491 kasus. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) ada 785.

Pada hari yang sama, kasus sembuh Covid-19 di Kaltim juga bertambah dua. Seluruhnya dari Kutai Timur. Merupakan pasien yang dirawat di RSUD Kudungga Sangatta. “Keduanya adalah pasien dengan kode KTM 11, perempuan, usia 50 tahun yang dirawat sejak 29 Maret 2020. Dan KTM 33, perempuan usia 48, dirawat sejak 3 Mei 2020,” pungkas Andi M Ishak. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar