Terkini

Ketika Operasi Yustisi TNI/Polri di Samarinda Diikuti Pocong, Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

person access_time 2 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 275 Kali
Ketika Operasi Yustisi TNI/Polri di Samarinda Diikuti Pocong, Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

Operasi yustisi TNI/Polri membawa serta sosok pocong. (giarti ibnu lestari/kaltimkece.id)

Protokol kesehatan memegang peranan penting menakan kasus Covid-19 yang di Kaltim saat ini telah melebihi 10 ribu.

Ditulis Oleh: Giarti Ibnu Lestari
14 Oktober 2020

kaltimkece.id Kasus positif Covid-19 masih terus ditemukan di Kaltim. Pentingnya protokol kesehatan pun terus dikampanyekan.  Termasuk lewat pola-pola unik. Seperti menghadirkan sosok pocong.

Pemandangan itu tersaji kala operasi yustisi TNI/Polri di Samarinda pada Rabu, 14 Oktober 2020. Sosok makhluk astral turut disertakan untuk mengingatkan warga pentingnya menggunakan masker. Baik kepada masyarakat yang melintas di jalan raya, hingga yang beraktivitas di pasar. Termasuk juga dengan para pedagang.

Sosok berpakaian pocong yang mengintai pedagang atau pengunjung pasar tersebut merupakan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Rawa Makmur, Kecamatan Samarinda Ilir, Serma Nurali.

Dengan berpakaian pocong Serma Nurali berkeliling pasar bersama belasan Babinsa dari Kodim 0901 Samarinda dan Bhabinkamtibmas dari Polresta Samarinda.

Mereka terus mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak agar terhindar dari paparan Covid-19. Para pedagang atau pengunjung pasar yang kedapatan tak mengenakan masker pun diberikan masker. Dan diingatkan untuk selalu mengenakan guna mencegah terjadi penularan.

Operasi tersebut merupakan salah satu agenda Kodam VI Mulawarman tentang Serbuan Teritorial Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dalam kunjungan kerja Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto di Mako Korem 091 Aji Surya Natakesuma. Juga hadir Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Gubernur Kaltim Isran Noor, dan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang.

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan lanjutan aksi-aksi yang sebelumnya telah dilakukan. Kerja bersama dari TNI-Polri, pemerintah daerah, BNPB, dan seluruh unsur komponen masyarakat.

"Untuk memasifkan kegiatan, hari ini kita lanjutkan juga kegiatan berupa melanjutkan strategi dalam rangka penanggulangan Covid-19. Pertama, kita berupaya mengajak masyarakat mengubah perilaku. Kedua, menurunkan angka positif Covid-19. Kita naikkan angka kesembuhan kemudian angka kematian yang kita cegah. Dan melakukan perbaikan cara kita menangani atau melakukan treatment kepada terdampak Covid-19," jelas Mayjen TNI Heri Wiranto.

"Ini merupakan aksi bersama. Kita harus membangun keterpaduan bersama. Sinergitas tanpa batas. Saat ini kita menghadapi Covid-19 dan itu harus bersama dan tidak bisa sendiri menghadapi permasalahan di wilayah," sambungnya.

Gubernur Kaltim, Isran Noor, menanggapi dengan baik serbuan teritorial penegakan disiplin protokol kesehatan. "Bagus sekali. Saya sangat berterima kasih, sangat menghormati atas inisiatif dan gagasan ini (Serbuan Teritorial Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan) untuk menanggulangi Covid-19. Membantu negara dan pemerintah daerah Kaltim khususnya. Luar biasa. Jadi pemerintah daerah sangat terbantu dan tertolong untuk menanggulangi Covid-19," pungkasnya. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar