Terkini

Mayoritas Pengurus Ikapakarti Kaltim Dukung Rusmadi Maju Pilwali Samarinda

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 414 Kali
Mayoritas Pengurus Ikapakarti Kaltim Dukung Rusmadi Maju Pilwali Samarinda

Rusmadi Wongso bersama pengurus Ikapakarti Kaltim. (nalendro priambodo/kaltimkece.id)

Silaturahmi Ikapakarti Kaltim di Samarinda, memunculkan dukungan kepada salah satu anggotanya untuk maju dalam Pilwali Samarinda 2020.

Ditulis Oleh: Nalendro Priambodo
14 Desember 2019

kaltimkece.id Tersisa lima menit sebelum pergantian malam. Meski demikian, ratusan anggota Ikatan Keluarga Paguyuban Tanah Jawi (Ikapakarti) Kaltim masih berkumpul di Ruang Palm Raja, Hotel Grand Sawit Samarinda. Sepanjang malam, wajah sang Ketua Umum paguyuban etnis Jawa terbesar di Kaltim-Rusmadi Wongso terus semringah.

Bagaimana tidak, mayoritas pengurus paguyuban etnis Jawa yang hadir sepakat mendukungnya maju pilkada serentak di Samarinda 2020 nanti. Silaturahmi yang berlangsung Jumat, 13 Desember 2019, itu berlangsung hangat.

Mantan Sekretaris Provinsi Kaltim itu mengajak anggotanya bernyanyi dan berjoget santai. Sampai-sampai, tembang campur sari berjudul Perahu Layar dua kali didendangkan. Di atas podium, Rusmadi menceritakan cita-cita dibangunnya Ikaparti Kaltim 16 tahun lalu adalah mengangkat harkat dan martabat warga jawa di Kaltim. Terlebih, 34 persen penduduk Kaltim berasal dari etnis Jawa.

Karena itu, etnis Jawa di Bumi Etam tak boleh diam dan harus ambil peran dalam pembangunan. Terlebih di tahun depan bakal ada pilkada serentak. Di Kaltim, diikuti 9 kabupaten dan kota, termasuk Samarinda. "Kalau perlu ada tokoh jawa jadi bupati atau wali kota nanti," kata Rusmadi yang sempat jadi kontestan Pilgub Kaltim dan Pileg 2019 lalu.

Memang, selepas kalah bertarung di Pilgub Kaltim dan Pileg lalu, Rusmadi sempat berpikir rehat dari percaturan politik. Namun, beberapa partai politik sempat mendatanginya agar mau bertarung di pilkada Samarinda tahun depan. Setelah berkonsultasi dengan keluarga dan sesepuh Ikaparti, ia memutuskan kembali berlaga dengan harapan memiliki wewenang membuat kebijakan menata kota kelahirannya.

"Kalau Rusmadi sudah pasang baliho, berarti siap bertarung di Pilkada 2020," tegas pria kelahiran Kampung Sungai Dama, Samarinda, 57 tahun lalu ini disambut tepuk tangan.

Meski demikian, ia sadar Ikaparti bukanlah organisasi politik. Namun, harapan dia, warga jawa di manapun berada tak buta pada realitas politik. Harapan besar ada kepala daerah yang amanah. Terlebih, dengan ditunjukkan Kaltim sebagai ibu kota negara (IKN), menjadikan posisi Kota Tepian strategis sebagai kota penyangga. Butuh pemimpin yang faham dan mampu selesaikan persoalan banjir, macet, antrean bahan bakar sampai kemiskinan.

"Saya izin mau maju pilwali Samarinda 2020. Didukung apa tidak?" kata Rusmadi di atas mimbar acara silaturahmi Ikapakarti Kaltim, Jumat, 13 Desember 2019. "Didukung," seru peserta disambut tepuk tangan selama empat detik.

Keputusan demokratis itu dikunci dengan ikhtiar bersama mendukung suara hingga pemilihan. Meski demikian, sikap paguyuban terbuka kalaupun ada tokoh Jawa lain yang hendak maju pilkada Samarinda. "Asalkan persaingan dengan cara yang baik dan profesional," katanya.

Dukungan juga mengalir dari paguyuban sejawat. Salah satunya Ikatan Keluarga Jawa (IKJ) Kaltim. Sanusi Subroto yang hadir malam itu berpesan agar Rusmadi memilih pasangan yang berkualitas. "52 persen penduduk Jawa di Samarinda. Kalau kompak saja pasti menang. Asal ga ada politik uang," ujar pria 72 tahun yang sering diminati bantuan konsultasi suara di momen pemilihan.

Menuju pemilihan, telah dibangun relawan Kawal Rusmadi. Diketuai Musyahrim, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kaltim.

Ia bercerita, bahwa Rusmadi, pria bergelar doktor dari Universitas Philifina Los Banos ini punya visi dan peran besar pembangunan di Kaltim. Apalagi saat ia menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kaltim. Sebagai kepala badan yang sering disebut dapur pembangunan, pada eranya ditelurkan kebijakan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda hingga Bandara APT Pranoto. Kelak, fasilitas itu, jadi pertimbangan dipilihnya Kaltim sebagai IKN.

Maju Pilkada 2020 di Samarinda, Rusmadi mengusung visi Samarinda 2025 Madani. Akronim dari maju, berbudaya dan harmoni. Isinya, sebuah kota modern dengan infrastruktur dan ruang yang tertata sehingga membuat suasana aman, nyaman dan produktif.

Kota sungai dengan warga yang sehat, cerdas dan religius yang menjunjung tinggi etika, moralitas, kejujuran, semangat persatuan dan kegotongroyongan yang tinggi dalam suatu sistem kemasyarakatan, lingkungan kota yang asri serta lestari.

Musyahrim berpesan masih ada 9 bulan ke depan bagi relawan dan pendukung memenangkan Rusmadi dan pasangan yang direncanakan bakal diumumkan tahun depan. Ia memohon warga mulai sosialisasikan majunya Rusmadi ke tetangga terdekat mulai saat ini.

"Kalau andalkan amplop, kita enggak ada uang. Tapi, dengan kebersamaan, kita bisa memenangkan pemimpin kita," tandasnya. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar