Terkini

Mengemudi saat Mabuk, Taksi Online Tercebur ke Sungai Mahakam, Tak Ada Korban Jiwa

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 1514 Kali
Mengemudi saat Mabuk, Taksi Online Tercebur ke Sungai Mahakam, Tak Ada Korban Jiwa

Mobil taksi online Kevin Josua berhasil dievakuasi dari dasar Sungai Mahakam. (Basarnas Kaltim-Kaltara)

Insiden ini begitu menyita perhatian publik Samarinda. Lantaran sempat disebut tiga orang terjebak dalam mobil yang tercebur.

Ditulis Oleh: Giarti Ibnu Lestari
09 Agustus 2020

kaltimkece.id Masih begitu pagi, insiden menegangkan terjadi di Samarinda. Mobil MPV lima pintu berkelir putih melintas di Jalan Yos Sudarso. Menembus Pelabuhan Samarinda hingga tercebur di Sungai Mahakam.

Minggu, 9 Agustus 2020, tim gabungan Basarnas Kaltim-Kaltara dan unsur TNI-Polri yang menerima laporan tersebut, segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pencarian. Turut dibantu relawan dan warga sekitar.

Menurut informasi, insiden nahas itu terjadi sekira pukul 05.30 Wita. Kendaraan roda empat tersebut rupanya dikemudikan sopir taksi daring bernama Kevin Josua. Usianya 22 tahun warga Samarinda Seberang. Beberapa saat sebelum kendaraannya melaju ke Sungai Mahakam, ia berhasil keluar menyelamatkan diri.

Saat kejadian, Kevin rupanya dalam keadaan mabuk. Namun tetap mengemudi dan melintas di pinggiran Pelabuhan Samarinda. Mengaku membawa tiga orang penumpang dalam kendaraannya tersebut. Dikatakannya masih berada dalam mobil yang tercebur ke sungai tersebut.

Kepala Seksi Basarnas Kaltim-Kaltara, Octaviano, mengatakan bahwa pihaknya menerima info kejadian tersebut pukul 07.10 Wita. Pukul 09.30 Wita dua penyelam Basarnas dan dua penyelam Brimob Kaltim diterjunkan. Juga dibantu para relawan dan warga sekitar. Setelah satu setengah jam, mobil berhasil diangkat menggunakan crane.

Setelah dievakuasi ke darat, tidak ditemukan tiga penumpang di dalam mobil sebagaimana kesaksian si sopir. "Setelah dilakukan investigasi tim gabungan, dinyatakan tidak ada satu pun korban dalam mobil. Laporan awal ternyata tidak benar. Saksi korban tidak sadar diri. Dalam keadaan mabuk dan memberikan laporan kurang tepat kepada tim gabungan," jelas Octaviano.

Saat ini sopir taksi online tersebut menjadi saksi sekaligus korban. Menjalani pemeriksaan di Polsekta Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Samarinda. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

 

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar