Terkini

Pelajar Pemeran Video Mesum Diamankan dari Kubar

person access_time 4 months ago remove_red_eyeDikunjungi 4510 Kali
Pelajar Pemeran Video Mesum Diamankan dari Kubar

Foto: Ilustrasi

Cuplikan dewasa pelajar yang menghebohkan Samarinda ditangani serius kepolisian. Para pemeran yang sudah di Kubar, diamankan kembali ke Samarinda

Ditulis Oleh: Bobby Lolowang
23 Februari 2019

kaltimkece.id Video panas pelajar Samarinda memasuki babak baru. Para pemeran telah diamankan Polresta Samarinda. Dijemput dari Kutai Barat.

Namun demikian, detail pemeriksaan masih rahasia. Kapolresta Samarinda Kombespol Vendra Riviyanto menutup rapat informasi. Termasuk alasan para pemeran sempat berada di Kubar. "Belum ditahan. Yang jelas masih diselidiki," sebutnya kepada kaltimkece.id, Jumat 22 Februari 2019.

Kapolresta irit bicara. Penuh hati-hati menjawab pertanyaan awak media. Kendati demikian, ditegaskan bahwa status pemeran video mesum masih sebatas saksi. "Sementara masih penyelidikan. Motifnya bagaimana, penyebarannya bagaimana, termasuk melakukannya bagaimana, juga belum diketahui," sebutnya.

Cuplikan amatir berisi adegan dewasa tersebut bikin heboh Samarinda pada Februari 2019 ini. Dua video viral di media sosial. Pertama berdurasi 2 menit 12 detik, kedua berdurasi 43 detik.

Baca juga:
 

Pemeran perempuan adalah siswi SMK favorit di Samarinda. Masih kelas X jurusan busana, AC dikeluarkan dari sekolah sepekan sebelum konten dewasanya tersebar luas. Sedangkan pria dalam video berinisial TH, tak diketahui asal sekolahnya.

Adegan tak senonoh AC dan TH dilakukan di sebuah kamar beton berwarna kuning. Beralaskan ambal biru, keduanya masih mengenakan pakaian saat melakukan hubungan badan.

Sedangkan adegan di video kedua yang berdurasi 43 detik, tampak dilakukan di lokasi berbeda. Bersenggama di atas lantai keramik, kamar tempat keduanya melakukan hubungan suami istri tampak lebih besar dengan warna beton putih.

Pendiam dan Baik Hati

Sebelum tersebar luas, video amatir tersebut telah beredar di lingkungan sekolah AC. Peredarannya sebatas kalangan siswa. Namun, begitu cuplikan itu sampai ke guru-guru, sekolah mengambil tindakan tegas. Setelah AC mengakui keberadaannya dalam video itu, ia dikeluarkan dan dikembalikan kepada orangtua.

Pihak sekolah mengambil langkah antisipasi. Video dicegah semakin meluas. Razia smartphone siswa-siswinya dilakukan. Namun, aib sudah meninggalkan jejak di media sosial. Lama-lama seantero kota tahu.

Selasa, 19 Febuari 2019, kaltimkece.id menemui salah satu pelajar di tempat AC mengenyam pendidikan. Nama dan identitas dirahasiakan. Sebut saja LM, adalah remaja yang sangat mengenal AC. Keduanya masih sama-sama kelas X.

LM juga mengetahui jelas beredarnya video asusila tersebut. Sudah sejak sebulan lalu konten pornografi tersebut jadi konsumsi pelajar setempat. AC pun jadi buah bibir. Banyak yang tak menyangka. Sosoknya dikenal pendiam dan baik hati.

Namun, LM tak tahu persis awal mula video bisa tersebar. Semula, penyebarannya hanya di kalangan para siswa. Lama-lama menyebar ke sekolah tetangga yang masih berseberangan. Tiga minggu kemudian, malah jadi perbincangan luas di dunia maya.

Meski demikian, LM mengaku belum pernah melihat video itu. Apalagi memastikan pemeran dalam cuplikan itu AC atau bukan. Hampir setiap hari pihak sekolah merazia ponsel. "Enggak pernah saya pastikan. Cuma teman saja yang bilang itu memang dia. Enggak berani saya,” imbuhnya.

Bukan yang Pertama

Video amatir berkonten pornografi melibatkan pelajar, bukan kali ini saja terjadi di Samarinda. Yang paling heboh pada 2017 lalu. Cuplikan dewasa antara sesama pelajar di kota ini bahkan viral seantero negeri. Direkam pertengahan 2016 di hotel berbintang, ketika keduanya masih bersekolah di Samarinda. Saat video viral 2017 lalu, para pemeran bukan lagi sepasang kekasih. Juga telah berkuliah di luar pulau.

Baca juga:
 

Tiga orang ditetapkan tersangka. Ketiganya adalah rekan pemeran pria dalam cuplikan dewasa berdurasi lima menit itu. Penetapan tersangka atas perannya sebagai dalang penyebaran konten pornografi tersebut. (*)

 

Dilengkapi oleh: Ika Prida Rahmi

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar