Terkini

Sandar di Balikpapan dari Perairan Tanjung Santan, Empat ABK Positif Covid-19

person access_time 3 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 1123 Kali
Sandar di Balikpapan dari Perairan Tanjung Santan, Empat ABK Positif Covid-19

Sudah empat ABK dari kapal yang sama terkonfirmasi covid-19 di Balikpapan. (ilustrasi/freepik)

Kasus impor kembali mendominasi pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim pada 13 Mei 2020 ini.

Ditulis Oleh: Bobby Lolowang
13 Mei 2020

kaltimkece.id Satu per satu pasien Covid-19 Kaltim sembuh. Pada 13 Mei 2020 ini, lima sekaligus dinyatakan bebas dari virus corona. Namun kasus yang terkonfirmasi positif, juga terus meningkat.

Rabu, 13 Mei 2020, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak, memastikan dua tambahan kasus positif di Bumi Etam. Yakni dua pasien asal Balikpapan. Keduanya laki-laki.

Pasien dengan kode BPN 44 ini berusia 60 tahun. Sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Kontak erat kasus BPN 22. Keduanya pelaku perjalanan dari Jakarta. Memiliki keluhan batuk, sakit tenggorokan, serta gambaran pnemonia. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Dr R Hardjanto Balikpapan.

“Pasien berikutnya BPN 45, laki-laki 27 tahun dari klaster ABK. Kontak erat BPN 36, BPN 37, dan BPN 42,” sebut Andi M Ishak dalam rilisnya pada Rabu sore itu.

Pasien ini memang mendapat hasil reaktif dari rapid test pada 8 Mei 2020 di RSUD Beriman Balikpapan. Ia merupakan satu dari empat kasus klaster ABK atau anak buah kapal di Balikpapan. Kelompok ini sandar di Kota Minyak pada 17 April 2020 setelah menyelesaikan pelayaran dari Perairan Tanjung Santan. Kasus pertama terkonfirmasi positif pada 12 Mei 2020 dan dirawat di RSUD Kanujoso Djatiwibowo.

Dengan penambahan dua pasien tersebut, kasus akumulatif di Balikpapan kini 45 dari total 230 kasus di Kaltim. Sedangkan jumlah pasien sembuh menjadi 46, dengan tambahan dari Penajam Paser Utara (PPU) pada 13 Mei 2020 ini.

Lima pasien sembuh ini merupakan kasus yang dirawat RSUD Ratu Aji Putri Botung mulai 4-20 April 2020. Terdiri dari pasien PPU 5 pria 45 tahun, PPU 6 pria 45 tahun, PPU 12 pria 55 tahun, PPU 13 perempuan 28 tahun, dan PPU 14 laki-laki 41 tahun. Seluruhnya merupakan pelaku perjalanan dari Gowa, Sulawesi Selatan. Kecuali PPU 13 yang merupakan kontak erat kasus PPU 1, juga bagian dari cluster Gowa.

“Seluruh kasus tersebut dinyatakan sembuh karena dari hasil pemeriksaan BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan) Surabaya dinyatakan dua kali negatif berturut-turut, serta hasil pemeriksaan klinis dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat menyatakan bahwa secara klinis yang bersangkutan memiliki kondisi yang sudah sangat baik dan tidak ada gejala,” urai Andi M Ishak.

Dengan hasil ini, berarti sudah ada delapan pasien covid-19 sembuh di PPU, dari total kasus 18 kasus di kabupaten tersebut. Kasus sembuh terbanyak di Kaltim setelah Balikpapan (19) dan Samarinda (9).

Terdapat total 708 kasus PDP di provinsi ini hingga 13 Mei 2020. Sebanyak 281 kasus telah dipastikan negatif. Sedangkan pasien positif dirawat masih ada 181 dari total 230 kasus. Dengan 196 PDP tersisa masih menanti konfirmasi dari pemeriksaan sampel swabnya. (*)

 

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar