Terkini

Sudah 57 Pasien Covid-19 Sembuh di Kaltim, di Balikpapan Melebihi Pasien yang Dirawat

person access_time 2 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 536 Kali
Sudah 57 Pasien Covid-19 Sembuh di Kaltim, di Balikpapan Melebihi Pasien yang Dirawat

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi (kanan) saat melepas pasien sembuh dari virus corona. (@rz_effendi58)

Pasien yang sembuh dari Covid-19 di Balikpapan, kini melebihi jumlah kasus positif yang masih dirawat.

Ditulis Oleh: Bobby Lolowang
14 Mei 2020

 

kaltimkece.id Wabah virus corona memang belum berakhir di Kaltim. Namun keadaan belakangan ini berangsur membaik. Hingga saat ini, sudah 57 pasien dinyatakan sembuh.

Kamis, 14 Mei 2020, 11 lagi pasien Covid-19 terkonfirmasi sembuh di Kaltim. Dengan sembilan di antaranya berasal dari Balikpapan. Bagi Kota Beriman, sembilan pasien sembuh ini menjadi yang ke-28. Pencapaian bagi kota tersebut. Untuk pertama kali angka pasien sembuh melewati kasus positif yang masih dirawat.

“Total ada 28 pasien sampai saat ini dinyatakan sembuh dan tersisa ada 15 pasien yang masih dirawat,” sebut Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi via akun Instagram resminya.

Sebanyak 28 pasien sembuh di Balikpapan merupakan yang terbanyak di Kaltim. Hingga 14 Mei 2020 ini, total 57 kasus terkonfirmasi sembuh. Pasien lainnya ada sembilan dari Samarinda, sembilan juga di Penajam Paser Utara (PPU), empat di Bontang, serta masing-masing tiga di Kutai Timur dan Kutai Kartanegara. Terakhir ada satu kasus di Kutai Barat.

Kasus sembuh melonjak di Balikpapan, turut dipengaruhi beroperasinya alat tes cepat molekuler (TCM) di RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo. Jika biasanya pengujian swab memakan waktu lama lantaran mesti dikirim untuk diuji di Surabaya atau Jakarta, kini bisa dilakukan sendiri. Tak sampai sehari, hasil sudah dapat diketahui.

Seperti delapan dari sembilan pasien sembuh Balikpapan, merupakan hasil negatif kedua yang didapat dari TCM RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo. Terdiri dari pasien usia 16 hingga 68 tahun. Dari cluster Tasikmalaya, Jawa Barat, Jakarta, Banjarmasin, Surabaya, Gowa, hingga Magetan. Selebihnya merupakan pasien kasus transmisi lokal. Menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Tentara Dr R Hardjanto, serta RSUD Kanujoso. Pasien paling lama dirawat sejak 29 Maret 2020. Yang tercepat dirawat sejak 23 April 2020.

Sedangkan kasus sembuh di Penajam Paser Utara (PPU), merupakan pasien pria usia 43 tahun dari cluster Gowa. Dirawat di RSUD Aji Putri Botung sejak 4 April 2020. Kemudian pasien dari Kukar, dengan kode KKR 3, merupakan pria 22 tahun. Pelaku perjalanan dari Malang, Jawa Timur. Dirawat sejak 14 April 2020 di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong.

Penambahan Pasien Positif

Ada yang pulang karena sembuh, ada yang naik level perawatannya setelah terkonfirmasi positif. Pada hari yang sama, kembali delapan orang terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim. Kedelapannya merupakan pasien asal Kukar.

“Penambahan kasus positif hari ini, 14 Mei 2020, ada delapan kasus. Yaitu semuanya dari Kutai Kartanegara,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak.

Pasien pertama dengan kode KKR 25, adalah seorang pria 46 tahun. Kemudian KKR 26 pria 47 tahun, KKR 27 pria 38 tahun, KKR 28 pria 26 tahun, KKR 29 pria 33 tahun, KKR 31 pria 28 tahun, dan KKR 32 pria 44 tahun. “Tujuh kasus ini adalah hasil tracing dari cluster Gowa. Dirawat antara 9 April sampai 5 Mei 2020,” sebut Andi.

Berikutnya adalah KKR 30. Pasien berjenis kelamin laki-laki ini adalah anak usia 10 tahun. Merupakan kontak erat dari pasien dalam pengawasan (PDP) cluster Gowa. PDP tersebut tak lain orangtuanya sendiri yang juga telah diambil sampel swab-nya. Namun sampel sang anak yang lebih dulu diperiksa dan diterima hasilnya.

Si anak dan orangtuanya tersebut juga sebelumnya mengikuti rapid test. Dan didapati hasil reaktif Covid-19. “Dengan demikian, hingga saat ini pasien positif Covid-19 di Kaltim berjumlah 238 kasus. Yang sembuh jadi 57 kasus, dan meninggal dunia tiga,” terangnya.

Hingga saat ini di Kaltim terdapat total 697 orang dalam pemantauan (ODP) masih menjalani proses, bertambah 53 pada 14 Mei 2020 ini. Sedangkan jumlah PDP bertambah tiga menjadi 711. Yang negatif total 288 kasus dan masih dalam proses menanti hasil swab ada 184 orang. (*)

 

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar