Terkini

Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua di Balikpapan Digelar Pekan Ini, Sasar Pejabat hingga Pedagang

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 181 Kali
Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua di Balikpapan Digelar Pekan Ini, Sasar Pejabat hingga Pedagang

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyosialisasikan vaksinasi Covid-19 tahap dua. (surya aditya/kaltimkece.id)

Kabar baik buat warga Balikpapan. Ribuan dosis tambahan vaksin Covid-19 siap dibagikan pada pekan ini, termasuk untuk kalangan bawah.

Ditulis Oleh: Surya Aditya
23 Februari 2021

kaltimkece.id Pandemi Coronavirus Disease 2019 belum juga mereda di Balikpapan. Ratusan kasus terinfeksi masih terjadi. Korban-korban meninggal dunia terus berjatuhan. Di tengah kesuraman tersebut, angin segar berembus. Pemkot Balikpapan siap memvaksinasi kaum marginal.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, membeberkan bahwa puluhan ribu dosis vaksin Covid-19 untuk Kaltim dijadwalkan tiba Rabu, 24 Februari 2021. Balikpapan bakal kebagian 9.416 dosis vaksin dari jatah provinsi tersebut.

Ribuan dosis tambahan tersebut, termasuk diperuntukkan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan. Lainnya untuk seluruh anggota DPRD Balikpapan, aparatur sipil negara, tokoh agama, serta petugas keamanan. Tak terkecuali pedagang pasar tradisonal dan buruh yang termasuk bagian dari penerima vaksin ini.

“Untuk yang pertama ini kami menyiapkan untuk pedagang Pasar Klandasan dan Pasar Pandan Sari,” kata Rizal kepada awak media, Selasa, 23 Februari. “Untuk lansia belum (menjadi penerima Covid-19 saat ini),” imbuhnya.

Diterangkan Rizal, proses vakinasi tersebut akan berlangsung pada pekan keempat Februari atau pada pekan ini juga. Pemkot Balikpapan sudah menyiapkan 51 tempat vaksinasi. Di antaranya rumah sakit, puskesmas, klinik, serta Balikpapan Sport and Convention Center alias Dome.

Seiring perencanaan yang kian matang, Rizal tak mau ambil pusing bila ada warga menolak divaksin. Karena menurutnya, masih banyak yang membutuhkan vaksin tersebut. Meski demikian, Pemkot juga tak menutup mata terhadap yang menolak. Ke depan pemerintah akan meningkatkan sosialisasi vaksinasi Covid-19 tersebut. “Kalau tidak mau sekarang, ya, kami kasihkan ke yang lain dulu. Sambil nanti kami edukasi. Kan ini masih panjang,” terangnya.

Dia pun berpesan kepada siapa saja yang diundang untuk divaksin, agar bersedia mengikuti prosesnya dengan baik. Hal ini dilakukan agar Covid-19 bisa segera tertangani. “Kami mohon kalau ada panggilan dari satgas atau dinas kesehatan, kepada bapak-ibu yang diundang untuk vakisinasi, ya, datang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Andi Sri Juliarty, menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Minyak per Selasa ini. Dikonfirmasi penambahan 113 kasus positif Covid-19. Selain itu 131 kasus selesai dirawat. Kemudian empat kasus Covid-19 meninggal dunia.

“Sejak Januari sampai sekarang ada 150-an kasus meninggal dunia di Balikpapan,” ucap perempuan berhijab itu. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar