Pariwara Mahakam Ulu

Wabup Ingatkan Kontraktor Infrastruktur Pro Aktif Berkoordinasi jika Terkendala di Lapangan

person access_time 7 months ago remove_red_eyeDikunjungi 313 Kali
Wabup Ingatkan Kontraktor Infrastruktur Pro Aktif Berkoordinasi jika Terkendala di Lapangan

Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun (dok Humpro Mahulu)

Koordinasi bagus proyek mulus. 

Ditulis Oleh: Nalendro Priambodo
30 September 2021

kaltimkece.id Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sedang sedang giat-giatnya membangun infrastruktur dasar di berbagai lini. Sumber pendanaanya pun beragam. Mulai APBD Mahulu, provinsi sampai APBN. Agar proyek tak terkendala di lapangan dan macet, Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun mengingatkan para kontraktor pro aktif berkoordinasi dengan Pemkab Mahulu agar cepat ditemukan solusi permasalahan.

"Kita harapkan perusahaan pro aktif, jika sejak awal dikoordinasikan tak akan berlarut-larut masalahnya," ujar Wabup kepada kaltimkece.id Selasa 27 September 2021 usai memimpin rapat membahas persoalan macetnya pembangunan Jembatan Sungai Ratah di Kampung Long Gelawang Kabupaten Mahulu.

Sebagai informasi, proyek jembatan penghubung jalan nasional poros Kubar - Mahulu itu sempat macet hampir enam bulan sejak April 2021.

Penyebabnya, warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan dan kontraktor pelaksana PT Bahana Krida Nusantara belum menemui kata sepakat soal ganti rugi lahan sekitar 1,2 hektare beserta rumah di sekitar proyek jembatan.

Baca juga : Persoalan Lahan di Jembatan Sungai Ratah Tuntas, Langkah Maju Sambungkan Mahulu dan Kalimantan

Beruntung, setelah diadakan pertemuan antara Pemkab Mahulu, warga pemilik lahan dan kontraktor pada Selasa, 27 September 2021 ditemui kata sepakat.

Persoalan ini diharapkan menjadi pelajaran bagi kontraktor yang mengerjakan proyek di Mahulu ke depan. Jangan sampai polemik berkepanjangan berpotensi menghambat pembangunan infrastruktur dasar yang sudah lama dinanti masyarakat Mahulu.

"Sosialisasi penting sejak dini melibatkan Pemda. Biar difasilitasi masalah di lapangan. Jangan sampai ada masalah baru hubungi pemerintah," pesan Wabup.

Pesan ini disampaikan kepada semua kontraktor khususnya pengerjaan fisik baik yang dibiayai APBD kabupaten, provinsi maupun APBN. (*)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar